Pasal 1: Definisi

     1.1   Pengguna adalah orang yang mengunduh, membuka, mendaftar, dan beraktivitas di platform NaPro.id baik website maupun mobile aplikasi.
     1.2   Investor adalah Pengguna yang menginvestasikan modal (uang) ke unit properti untuk mendapatkan keuntungan finansial dalam kurun waktu tertentu.
     1.3   Pengembang adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis properti, yang membangun serta memasarkan unit properti itu sendiri baik berupa apartemen atau perumahan.
     1.4   Properti Publik dalah daftar unit properti yang dikeluarkan oleh NaPro.id dan dapat diinvestasikan oleh semua Pengguna NaPro.id, dengan status kepemilikan PT. Nabung Properti Indonesia.
     1.5   Properti Privat adalah unit properti yang diusulkan oleh Pengguna kepada NaPro.id dan telah mendapat persetujuan untuk dapat tampil di platform NaPro.id, dengan status kepemilikan atas nama pribadi. Apabila Investor lain ingin melakukan investasi di unit properti tersebut, maka Investor harus meminta kode investasi kepada penginisiator pembelian unit properti privat.
     1.6   Kode Investasi adalah kode unik yang digunakan untuk melakukan investasi pada unit properti privat.
     1.7   Rental Guarantee adalah Jaminan Sewa yang diberikan oleh NaPro.id dalam kurun waktu tertentu.
     1.8   Perjanjian Investasi adalah surat kesepakatan antara Investor dengan NaPro.id yang terbit pada saat uang investasi unit properti dikonversi menjadi lot saham. Perjanjian ini berisi pemberian kuasa dari Investor kepada NaPro.id untuk mengelola uang yang diberikan Investor ke dalam investasi unit properti.
     1.9   Tanda Terima adalah bukti pembayaran lot saham.
     1.10   Masa Tunggu Investasi adalah kurun waktu tertentu dimana Investor menunggu sampai unit investasi properti boleh diperjualbelikan.
     1.11   Masa Tunggu Jual adalah kurun waktu tertentu dimana unit investasi properti sudah dapat diperjualbelikan oleh Investor ataupun NaPro.id.
     1.12   Saldo Investasi merupakan akumulasi dari total pembagian dari hasil penjualan unit investasi (pokok + keuntungan), return guarantee, dan penjualan lot saham yang diterima oleh Investor.

Pasal 2 : Informasi Umum

     2.1   NaPro.id sebagai platform untuk berinvestasi properti secara bersama-sama yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi para Penggunanya.
     2.2   NaPro.id adalah sebuah platform pengumpulan dana bersama (crowdfunding) yang menghubungkan Pengguna dengan Pengembang properti.
     2.3   NaPro.id dikelola dan dioperasikan oleh PT. Nabung Properti Indonesia. "Aturan Penggunaan" NaPro.id dibuat untuk melindungi Pengguna terhadap informasi yang diberikan via platform NaPro.id.
     2.4   Platform NaPro.id terdiri dari website dan mobile aplikasi (Android dan iOS). Untuk performa yang lebih baik, akses website disarankan menggunakan Google Chrome, Android OS 4.2 atau diatasnya, dan iOS 9.0 atau diatasnya.
     2.5   NaPro.id telah tergabung dalam Fintech Association Indonesia.
     2.6   NaPro.id tidak terdaftar dan tidak diawasi oleh OJK dikarenakan saat ini belum ada aturan perundang-undangan yang mengatur kegiatan crowdfunding di Indonesia. Kami secara berkala akan berkonsultasi dengan OJK mengenai kegiatan bisnis NaPro.id dan akan terus memantau perkembangan regulasi mengenai layanan produk crowdfunding di Indonesia. Apabila regulasi telah ditetapkan, kami akan menginformasikan kepada para Pengguna NaPro.id dan jika diperlukan kami akan membuat perubahan produk atau proses bisnis NaPro.id untuk mematuhi aturan yang akan ditetapkan.
     2.7   Semua unit properti yang tersedia di NaPro.id merupakan properti dari Pengembang terpercaya yang memiliki reputasi baik dan tepat waktu dalam pembangunan.
     2.8   Pihak NaPro.id berhak untuk mengubah "Aturan Penggunaan" sewaktu-waktu. Pengguna diharapkan untuk memeriksa halaman ini secara berkala agar Pengguna mengetahui perubahan-perubahan tersebut. Dengan mengakses dan menggunakan platform NaPro.id, Pengguna dianggap telah menyetujui segala ketentuan yang tertera pada "Aturan Penggunaan" ini.
     2.9   NaPro.id memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu terhadap akun Pengguna yang diduga dan/atau terindikasi melakukan penyalahgunaan, memanipulasi, dan/atau melanggar "Aturan Penggunaan" di platform NaPro.id, antara lain pemalsuan informasi Pengguna, melakukan peretasan terhadap platform NaPro.id, mengambil dan menggunakan informasi yang tertera di platform tanpa seizin NaPro.id, dan segala hal yang berkaitan dengan pelanggaran yang dapat merugikan NaPro.id.
     2.10   NaPro.id memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan atas permasalahan yang terjadi pada setiap transaksi.
     2.11   Jika Pengguna gagal untuk mematuhi setiap ketentuan dalam "Aturan Penggunaan", maka NaPro.id berhak untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu, namun tidak terbatas pada melakukan mediasi, menghentikan layanan, menutup akun dan/atau mengambil langkah hukum selanjutnya.
     2.12   NaPro.id berhak meminta data-data pribadi Pengguna jika diperlukan.
     2.13   NaPro.id dibebaskan dari segala tuntutan apapun apabila Pengembang mengalami pailit atau terjadi Force Majeure. Apabila hal tersebut terjadi, NaPro.id sebagai platform penghubung antara Pengguna dengan Pengembang, akan membantu melakukan mediasi untuk mencari solusi yang terbaik.
     2.14   Segala bentuk investasi pasti memiliki risiko, termasuk berinvestasi di NaPro.id. Namun dengan jaminan unit yang pasti berupa PPJB atau sertifikat unit properti, NaPro.id menjadi satu-satunya platform crowdfunding yang paling aman di Indonesia dan kami selalu berusaha meminimalisir risiko-risiko investasi yang ada.
     2.15   Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan NaPro.id. Informasi Pengguna yang diberikan diluar platform resmi NaPro.id sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab Pengguna. Segala kerugian yang diakibatkan oleh kegiatan ini diluar tanggung jawab NaPro.id.
     2.16   Pengguna dilarang keras menyampaikan setiap jenis konten yang berkaitan dengan NaPro.id dalam bentuk apapun yang menyesatkan, memfitnah, mencemarkan nama baik, mengandung atau bersinggungan dengan unsur SARA, diskriminasi, dan/atau menyudutkan pihak lain, secara sengaja maupun tidak sengaja.
     2.17   NaPro.id berhak menonaktifkan dan memberhentikan segala aktivitas akun Pengguna yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, dan Pengguna tidak berhak atas segala keuntungan yang seharusnya diperoleh terkait dengan pelanggaran yang dilakukan.
     2.18   "Aturan Penggunaan" ini berlaku pada platform NaPro.id baik website maupun mobile aplikasi.

Pasal 3 : Pengguna

     3.1   Pengguna adalah orang yang mengunduh, membuka, mendaftar, dan beraktivitas di platform NaPro.id baik website maupun mobile aplikasi.
     3.2   Pengguna dapat menginvestasikan uangnya pada unit properti yang dipilihnya. Hasil investasi yang telah terkumpul secara bersama-sama tersebut akan diinvestasikan pada 1 (satu) unit properti guna mendapatkan keuntungan finansial dalam kurun waktu tertentu.
     3.3   Setiap Pengguna wajib mengisi data pribadi secara benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan termasuk didalamnya informasi KTP dan NPWP.
     3.4   Pengguna dilarang menggunakan segala properti intelektual milik NaPro.id untuk kepentingan Pengguna tanpa seizin NaPro.id, termasuk menggunakan logo NaPro.id sebagai profil (avatar) dan hal-hal sejenisnya.
     3.5   Pengguna wajib berkewarganegaraan Indonesia dan wajib memiliki identitas (KTP/ SIM/ NPWP/ Passport).
     3.6   Pengguna bertanggung jawab atas keamanan dari informasi akun login berupa e-mail dan password, untuk password disarankan lebih dari 8 digit terdiri dari gabungan huruf kapital, huruf kecil, angka, dan simbol. Pengguna juga disarankan untuk mengubah password setiap tiga bulan sekali.
     3.7   Administrator NaPro.id berhak menyesuaikan dan/atau menghapus informasi unit properti. Segala informasi tertera terkait unit properti merupakan informasi dari Pengembang dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Pengembang.
     3.8   Pengguna dilarang menggunakan kata-kata kasar yang tidak sesuai norma saat berdiskusi di fitur kirim pesan. Jika ditemukan pelanggaran, NaPro.id berhak memberikan sanksi seperti menonaktifkan sementara fitur pesan, dan membekukan atau menonaktifkan akun Pengguna.
     3.9   Pengguna wajib tunduk dan mengikuti aturan Masa Tunggu Investasi yang telah ditetapkan oleh NaPro.id, baik untuk properti yang dijual ataupun disewa.

Pasal 4 : Pembayaran Online (Payment Gateway)

     4.1   Pengguna wajib mengisi data rekening bank dengan benar untuk kepentingan penarikan dana dari NaPro.id. Segala bentuk kesalahan transfer akibat ketidakakuratan data rekening bank yang diberikan Pengguna, bukan merupakan tanggung jawab NaPro.id.
     4.2   Segala informasi pembayaran yang diberikan oleh Pengguna saat bertransaksi pembayaran online tidak disimpan dalam platform NaPro.id, melainkan langsung menuju ke platform pihak ketiga (payment gateway), diantaranya adalah nomor kartu, 3 digit kode CVV, expired date, dan lain-lain.
     4.3   Biaya yang timbul dari administrasi transaksi yang terjadi saat pembayaran online (kartu kredit, debit transfer, virtual account, CIMB clicks, Mandiri klikpay dan lain-lain) menjadi tanggung jawab Pengguna.
     4.4   NaPro.id dibebaskan dari segala tuntutan apapun apabila pihak ketiga (Payment Gateway yang bekerjasama dengan NaPro.id) mengalami pailit atau terjadi Force Majeure.

Pasal 5 : Investasi NaPro.id

     5.1   Untuk unit properti yang mendapatkan Jaminan Sewa dan masih dalam tahap Pra atau Pembangunan, maka Jaminan Sewa akan dibayarkan dimuka. Hal ini berlaku pada unit-unit tertentu yang mendapatkan penawaran khusus dari Pengembang.
     5.2   Investor dapat membeli satuan lot saham senilai Rp. 500,000 atau sesuai dengan ketentuan masing-masing unit properti, berlaku kelipatan, dan berhak atas kepemilikan sejumlah lot saham dari unit properti tersebut.
     5.3   Investor akan menerima Perjanjian Investasi sebagai bukti kepemilikan sejumlah lot saham unit properti investasi.
     5.4   NaPro.id tidak berkewajiban untuk menjual atau menyewakan unit properti yang telah diinvestasikan oleh Investor. Namun, pihak NaPro.id akan membantu menjual atau menyewakan unit properti tersebut pada saat Masa Tunggu Jual.
     5.5   Apabila unit properti tersebut mendapatkan Jaminan Sewa, namun masih dalam tahap pra atau pembangunan maka Jaminan Sewa akan dibayarkan dimuka. Ini berlaku untuk unit-unit properti tertentu yang mendapatkan penawaran khusus dari pengembang.
     5.6   Selama Masa Tunggu Jual, Investor yang tergabung dalam investasi unit properti diperbolehkan ikut dalam membantu menjualkan unit properti tersebut. Apabila ada salah satu Investor yang berhasil menjual unit properti tersebut, maka Investor berhak atas komisi penjualan dengan besaran yang telah ditentukan sesuai dengan jenis unit properti tersebut, komisi penjualan dihitung dari harga jual (tidak termasuk PPN dan dipotong PPh).
     5.7   Semua unit properti berstatus publik yang telah diinvestasi sepenuhnya akan dibeli atas nama PT. Nabung Properti Indonesia. PT. Nabung Properti Indonesia bertindak sebagai penerima kuasa dari Investor.
     5.8   Semua unit properti berstatus privat yang telah diinvestasi sepenuhnya akan dibeli atas nama salah satu Investor yang telah disepakati bersama.
     5.9   Investor hanya dikenakan satu kali biaya administrasi sebesar 3-5% sesuai dengan besar keuntungan yang didapatkan dan wajib dipotong pajak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Besar keuntungan (% YoY) Biaya Administrasi
0 -12% 3%
13-20% 4%
>20% 5%
     5.10   Biaya administrasi akan dikenakan satu kali pada setiap dana yang masuk ke akun Investor dari hasil investasi setelah investasi tersebut selesai atau unit properti terjual (pokok + keuntungan). Atau apabila terjadi kondisi seperti dibawah ini:
5.10.1   Investor melakukan penjualan lot saham sebelum unit properti terjual kepada pihak ketiga
5.10.2   Investor menerima keuntungan dari penjualan unit properti pada akhir masa investasi
5.10.3   Investor menerima pembagian hasil sewa per enam bulan atau periode tertentu sesuai dengan unit properti yang diinvestasi
     5.11   Segala biaya yang timbul selama Masa Tunggu Investasi sampai dengan unit properti dijual atau disewa merupakan beban biaya Investor, dan akan dipotong dari keuntungan penjualan unit properti. Biaya yang timbul antara lain seperti biaya legal, biaya pengelolaan hunian dan sebagainya.

Pasal 6 : Rental Guarantee (Jaminan Sewa)

     6.1   Rental Guarantee merupakan suatu Jaminan Sewa yang diberikan oleh NaPro.id dalam kurun waktu tertentu.
     6.2   Ketentuan Rental Guarantee :
6.2.1   Rental Guarantee merupakan penawaran khusus yang dikeluarkan oleh NaPro.id.
6.2.2   Rental Guarantee akan secara otomatis masuk ke Saldo Investasi pada akun Investor setiap periode tertentu dengan besaran nilai yang berbeda-beda setiap unit properti sesuai dengan kebijakan NaPro.id.
6.2.3   Rental Guarantee yang diterima oleh Investor akan dipotong biaya administrasi dan pajak sesuai aturan yang berlaku.
6.2.4   Tidak semua unit properti memiliki Rental Guarantee, hanya unit properti tertentu yang memiliki Rental Guarantee sesuai dengan kebijakan NaPro.id.

Pasal 7 : Halaman Investasi Saya

     7.1   Apabila Investor ingin menyewa atau menempati unit properti yang diinvestasikan oleh Investor itu sendiri, maka akan dianggap seperti pembeli/penyewa biasa dan tidak ada perlakuan khusus seperti pengurangan harga dan sebagainya.
     7.2   Grafik investasi kenaikan harga adalah nilai kenaikan persentase (%) dari profit satuan lot saham terhitung sejak awal Pengguna berinvestasi sampai masa akhir investasi tersebut.
     7.3   Pengguna dapat melakukan penjualan lot saham yang dimilikinya kepada seluruh Pengguna yang terdaftar di NaPro.id maupun ke teman Pengguna.
     7.4   Saldo Investasi pada akun Investor merupakan akumulasi dari total pembagian dari hasil penjualan unit investasi (pokok + keuntungan), hasil sewa, dan penjualan lot saham yang diterima oleh Investor dan dapat sewaktu-waktu dicairkan oleh Investor.
     7.5   Pencairan saldo investasi akan diterima oleh Investor maksimal 3x24 jam sejak Investor melakukan proses pencairan.
     7.6   Segala biaya yang timbul dari pencairan Saldo Investasi merupakan sepenuhnya tanggung jawab Investor.