Napro.id, Tangerang – Ada beragam jenis Investasi yang biasa digunakan masyarakat, seperti investasi deposito, investasi emas, atau investasi properti. Properti dan emas telah menjadi investasi favorit bagi masyarakat.  Dari jenis investasi tersebut memiliki keuntungan yang berbeda. Investasi properti merupakan produk investasi yang memiliki keuntungan paling tinggi. Meskipun demikian, investasi properti juga memerlukan dana yang cukup tinggi, karena harga properti juga tinggi. Banyak masyarakat yang memilih beralih berinvestasi pada sektor properti untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.
Kita dapat membeli emas dalam jumlah kecil, sesuai dengan kemampuan.

Teknik menabung emas secara rutin bisa menjadi hal besar. Investasi emas mempunyai kelebihan yaitu Modal untuk investasi emas relative lebih kecil dibandingkan investasi property. Emas juga lebih liquid, mudah di gadaikan atau di perjual-belikan. Dimanapun kita berada kita dengan mudah dapat menjualnya. Jadi kalau sewaktu-waktu membutuhkan dana darurat, dapat menjual emas dengan cepat.

Jika anda membeli emas setiap bulan berapapun jumlahnya, maka dalam 5 tahun anda sudah menyimpan kekayaan luar biasa. Karena nilai emas naik dari tahun ke tahun. Lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan uang. Kenaikan harga emas lebih tinggi daripada nilai inflasi. Bahkan bisa lebih tinggi daripada nilai bunga hutang. Emas membutuhkan tempat penyimpanan yang aman, apalagi jika Anda memiliki emas dalam jumlah banyak. Pastikan Anda memiliki tempat penyimpanan emas yang aman atau Anda juga bisa memanfaatkan jasa penitipan emas.

Resiko pertama yang harus dihadapi oleh investor emas, terutama yang menjadikan emas dalam bentuk perhiasan yang sehari-hari digunakan. Risiko ini muncul dari kejadian perampokan yang mungkin terjadi terutama bila perhiasan yang digunakan cukup banyak atau mencolok.

Investasi emas dalam bentuk batangan dengan jumlah yang cukup banyak juga rawan dengan risiko ini. Maka untuk melindungi aset mereka, pemegang investasi emas biasanya bersedia membayar lebih banyak dana untuk menyewa safe deposit box yang merupakan fasilitas sebuah bank untuk menyimpan berkas maupun barang milik nasabah yang dirasa memiliki nilai yang cukup tinggi. Dengan keuntungan yang dirasa cukup tinggi, investasi ini juga tak lepas dari risiko yang tidak rendah pula.

Perlunya mempertimbangkan lebih lanjut mengenai investasi ini bila Anda tidak yakin dengan lingkungan sekitar yang merupakan ancaman bagi investasi Anda.



Investasi Properti memiliki kelebihan sebagai berikut :
1. Relative tidak ada resiko
2. Kenaikan harga lebih tinggi dibandingkan investasi lainnya
3. Bisa dijaminkan ke Bank
4. Bisa menghasilkan cashflow misalnya di sewakan atau di kontrakan.

Mengapa Investasi properti?

1. Kelangkaan. semakin langka dan terbatas sesuatu itu, maka semakin bagus dan layak dijadikan sarana investasi, karena kelangkaan dan keterbatasannya akan membuat kenaikan harganya semakin bagus dan cepat. Hal ini sesuai dengan prinsip ekonomi, semakin sedikit supply, semakin banyak demand, semakin banyak yang mencari, maka harganya semakin tinggi.

2. Harga. Harga selalu naik, namun tergantung dari lokasi properti tersebut

3. Kebanggan. Memiliki rumah merupakan kebanggan dari seseorang

4. Agunan. Properti dapat digunakan sebagai jaminan. Jadi properti tersebut merupakan asset produktif.

5. Imbal Hasil lebih tinggi. nvestasi properti merupakan investasi jangka panjang. Karena itu imbal hasilnya cukup tinggi. "Properti jauh lebih untung dari emas tapi harus investasi minimal 10 tahun. Kalau emas tidak terlalu lama investasi sekitar minimal 3 tahun tetapi imbal hasilnya tidak setinggi properti.

6. Ada pendapatan Rutin. Dengan kemajuan teknologi sehingga aplikasi berkembang untuk menyewakan properti. Ini menjadi kesemoatan untuk mendapatkan tambahan rutin dari penyewaan.

7. Memiliki nilai tambah. Nilai tambah berasal dari pengembangan pembangunan, dimana properti dibangun di atas bidang tanah kosong kemudian dapat digunakan dan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

8. Harga Properti lebih stabil. Investasi properti tidak berpengaruh pada masalah perekonomian negara. Apabila investasi saham akan terpengaruh dengan perubahan ekonomi sekecil apapun, sedangkan properti tidak akan terpengaruh. Harga properti akan tetap stabil meski perekonomian negara naik turun. Dengan begitu, investor tidak perlu takut kehilangan uangnya ketika perekonomian negara memburuk.

9. Pangsa Pasar Luas. Bisnis properti di jaman sekarang ini memiliki peluang yang besar mengingat masyarakat terus bertambah dari tahun ke tahun. Properti tentu saja banyak dicari terutama ketika terjadi urbanisasi. Selain itu, meluasnya pasar membuat jenis properti juga semakin beragam, mulai dari harga yang rendah sampai tinggi. Investasi properti tentu saja memiliki peluang besar ketika arus globalisasi berkembang pesat seperti sekarang ini.



Memiliki properti seperti tanah atau rumah resikonya juga kecil. Kenaikan harga properti cenderung sangat cepat. Terlebih pada daerah-daerah tertentu, seperti Subang- Jawa Barat, karena adanya jalan tol dan pembukaan kawasan industri. Investasi properti lebih baik dikarenakan mendapatkan keuntungan yang lebih besar, bisa di jadikan pasif Income seperti disewakan, digarap, di kontrakan, dan kenaikan harga lebih melesat. 

Investasi properti menarik karena ada banyak orang yang membutuhkan properti untuk berbisnis dan untuk tempat tinggal. Mereka yang tidak memiliki cukup uang untuk membeli properti akan menyewa pada Anda yang memiliki propeti. Jadi selain harga yang terus naik, Anda bisa mendapatkan pemasukan tambahan dari harga sewa. Anda pun juga bisa memanfaatkan properti Anda untuk tempat bisnis apabila properti Anda berlokasi strategis. Keuangan untuk masa mendatang belum tentu stabil, bisa saja naik ataupun turun. Dengan begitu, dengan investasi properti dapat menolong keuangan di masa mendatang. Bukan hanya itu saja, investasi properti juga bisa dipakai sendiri seperti rumah tinggal, sehingga bisa menjadi aset mendatang.

Investasi Properti memiiki peluang untuk mengalokasikan dana jangka panjang dibandingkan dengan investasi deposito atau emas. Selain itu sifat properti itu dapat bertahan lama, tapi tidak mengurangi harga. Bagi Investor yang menginginkan pendapatan tetap, properti bisa menguntungkan dengan harga yang tetap. Misalnya, investor bisa menyewakan propertinya dengan harga sewa tertentu.

Ketika memilih berinvestasi di bidang properti, investor tidak memerlukan keahlian yang tinggi seperti saham. Hanya dengan memiliki modal dan memilih jenis properti seperti apa, investor sudah bisa menanamkan modalnya. Dengan begitu, investor tidak perlu menyusun berbagai strategi dan keahlian dalam mengelola investasi tersebut.