Napro.id, Tangerang - Ada berbagai macam investasi di Indonesia, mulai dari deposito, emas, properti hingga reksadana. Nah, investasi di sktor properti meruapakan investasi yang paling menggiurkan di kalangan investor. Bagaimana tidak, kenaikan harga properti terus terjadi setiap tahunnya, belum lagi harga tanah yang juga turut ikut naik kian tahunnya. Untuk investasi di bidang properti pun dapat dilakukan pada daerah yang penduduknya padat maupun daerah yang dianggap akan berkembang dalam beberapa tahun kemudian. Namun, Anda tidak bisa asal pilih daerah untuk menanamkan investasi Anda. Ada baiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu untuk daerah yang Anda ingin tanamkan investasi Anda.

Sebelum Anda membeli properti, sebaiknya Anda memperhatikan sejumlah faktor berikut ini yang dapat membantu Anda dalam memilih dan membeli properti:

1. Harga
Harga merupakan hal yang paling penting yang harus Anda pertimbangkan ketika Anda menginginkan untuk membeli properti karena Anda harus memikirkan besaran anggaran yang akan Anda keluarkan.

Sebelum Anda membeli sebuah properti, ada baiknya untuk melakukan survei harga terlebih dahulu. Dengan begitu Anda akan mendapatkan properti dengan nilai yang wajar sesuai dengan nilai pasar serta pas dengan dana yang Anda miliki.

Selain itu, seringkali vendor atau pemilik properti terbuka dalam hal penawaeran harga penjualan. Oleh karena itu, sebagai pembeli Anda harus bisa menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik, terutama jika pembelian properti dilakukakan secara tunai. Kerena investasi properti yang telah Anda pilih nantinya akan mempengaruhi keuntunan yang potensial dalam jangka pendek dan jangka panjang.

2. Lokasi
Nah, lokasi merupakan faktor yang paling penting dalam hal kepemilikan properti. Untuk itu, lokasi merupakan salah satu kunci yang paling penting untuk membuka pintu ketika ingin berinvestasi properti yang sukses, dengan begitu Anda harus menyurvei dan menelusuri lokasi yang banyak diminati oleh pasar sehingga nantinya Anda tidak akan rugi. Jika Anda memiliki dana yang terbatas, ada baiknya Anda tetap memilih untuk membeli properti di lokasi terbaik walaupun properti yang Anda pilih terlihat buruk karena hal ini lebih baik  daripada Anda harus membeli properti yang bagus di lokasi yang terburuk. Karena dengan memilih lokasi yang terbaik Anda dapat akan mendapatkan keuntungan lebih suatu saat nanti.

3. Permintaan
Memiliki properti berupa rumah maupun apartemen dapat menjadi keuntungan sendiri bagi Anda. Apabila rumah atau apartemen tersebut tidak Anda tempati Anda bisa menyewakannya. Dengan adanya kebutuhan permintaan akan penyewaan rumah atau apartemen ini adalah kunci dari setiap investasi yang sukses. Anda pun harus jeli saat melakukan survei apabila Anda ingin membeli properti yang nantinya akan disewakan. Pastikan juga bahwa Anda dapat mengidentifikasi tipe penyewa saat mereka mencari properti sesuai dengan yang diminati. Karena Pentingnya mengetahui selera yang diinginkan para calon penyewa menjadi target pasar Anda saat menyarankan apakah harus membeli pilihannya atau perlu menawarkan properti yang lain. 



Jika Anda sudah mengetahui faktor apa saja yang dapat Anda lakukan sebelum memulai investasi properti Anda sebaiknya Anda langsung melakukan survei tersebut. Namun, faktor yang paling utama sebelum Anda memilih untuk melakukan investasi properti adalah lokasi dimana Anda akan memiliki properti tersebut. Karena lokasi merupakan poin utama yang sangat dipertimbangkan orang saat mencari properti.

Berdasarkan jejak pendapat yang ada rata-rata harga properti tiap tahun mencapai angka 17 persen. Sehingga, investasi di sektor properti disebut masih cukup menggiurkan. Daerah yang paling menggiurkan dan menarik untuk melakukan investasti properti adalah di sunrise area. Sunrise area ini merupakan area yang awalnya tidak banyak diminati, namun dengan seiring berjalannya waktu daerah ini mulai diminati pengembang untuk menata kembali daerah tersebut hingga menumbuhkan minat pembeli.

Investasi properti yang cukup menarik saat ini adalah di wilayah-wilayah yang sedang berkembang, baik dari segi infrastruktur transportasi maupun perkembangan kotanya. Selain itu, harga di lokasi seperti ini cenderung lebih terjangkau sehingga banyak peminat yang lebih memilih untuk memiliki investasi properti di daerah sunrise ini.

Sebut saja wilayah yang berada di wilayah timur Jakarta seperti Bekasi, Karawang, dan Cikarang yang harga propertinya masih terbilang sangat minim. Namun, untuk kawasan Bekasi ini telah mengalami perkembagan sedikit demi sedikit. Bagaimana tidak, di wilayah timur ini kini telah memiliki akses transportasi yang memadai. Maka, secara otomatis masalah yang ada di wilayah timur ini mulai teratasi berkat adanya tol dan light rail transit (LRT) atau kereta cepat.

Selain itu Bekasi juga memiliki luas yang sama di daerah-daerah kota besar walaupun harga propertinya di bawah rata-rata. Di Tangerang sendiri, untuk harga propertinya sudah mengalami kenaikan yang begitu signifikan karena infrastruktur serta transportasi di daerah ini sudah sangat memadai. Belum lagi, di daerah Tangerang ini sudah banyak pengembang yang membenahi infrastruktur kotanya sehingga membuat Tangerang sudah hampir mirip dengan Jakarta.

Selain Bekasi, kawasan sunrise yang selalu banyak diminati di area Jakarta adalah Tebet, Jakarta Selatan dan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kawasan Kelapa Gading ini walaupun sering banjir, akan terus tetap banyak di minati. Begitu pun dengan Tebet, daerah ini memiliki akses yang mudah karena lokasinya berada di tengah kota.

Maka, dengan adanya lokasi sunrise area ini masyarakat dapat melakukan investasi properti dengan modal yang terbilang murah, sehingga mereka bisa memiliki hunian yang lebih luas ketimbang di daerah-daerah yang sudah lengkap dengan akses transportasinya. Untuk tahun ini pun harga rumah cendurung mengalami penurunan yang relatif sedikit atau hanya untuk unit per unit. Sementara itu, secara per wilayan justru secara umum akan mengalami kenaikan harga.